Jumat, 08 Mei 2009

SANGKAN PARANING DUMADI



Manusia tercipta dari dua unsur yaitu roh dan zat, Roh berasal dari roh ilahi dan zat terbentuk dari gumpalan darah yang kemudian menjadi daging dan melalui proses menjadi seorang bayi mungil didalam rahim sang ibu, yang kelak tumbuh dewasa di alam mayapada. Setelah kita terlahir kita juga mengalami proses kita kecil, remaja. dewasa, tuwa, dan mati. Dalam kehidupan mayapada kita mencoba mengisi hari-hari dengan aktifitas lahiriah dan rohani, aktifitas lahiriah bertujuan untuk menjaga kita agar kita tetap hidup sehat dan saling membantu sesama, bereguna bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat, sedang aktifitas rohani bertujuan agar kita dekat dengan roh allah asal kita sebelum berbentuk, sehingga kita mengerti, faham dan menjalani tanpa beban kehidupan maya ini karena kita tahu asal kita, mau apa kita didunia, dan mau kemana kita kelak. Hidup itu harus punya arti, seperti filosofi jawa berikut, Urip Iku Urup yang artinya Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat. Jadi anda bisa mengambil kesimpulan bahwa arti dari sangkan paraning dumadi adalah kita berasal dari tuhan, terlahir untuk berdharma, kemudian kita kembali menyatu dengan roh tuhan pencipta semesta alam. Mungkin anda punya pendapat lain silahkan, saya terbuka bagi anda untuk share bersama.





Salam alam semesta,



dimasyayan@yahoo.com

Sabtu, 02 Mei 2009

FILOSOFI JAWA



ORANG JAWA PADA ZAMAN DAHULU SELALU MENGGUNAKAN FILOSOFI/ UNEN-ENEN UNTUK MENATA HIDUP, DAN MENERAPKANNYA DALAM KESEHARIAN, MAKA DARI ITULAH ORANG JAWA DAHULU TERLIHAT LEBIH SANTUN DARI PADA JAWA SEKARANG YANG TELAH MEJADI JAWA MODERNISASI, YANG LEBIH MENGUTAMAKAN EGO DAN KESENANGAN SENDIRI KARENA HANYA MEMPELAJARI PENDIDIKAN DALAM BANGKU SEKOLAH SAJA, MUNGKIN PERLU ADANYA PEMBELAJARAN PADA PEMUDA-PEMUDI DI JAWA SEKARANG, TENTANG MAKNA DAN ARTI HIDUP YANG SEJATI DENGAN BANTUAN FILOSOFI JAWA TERSEBUT. KATA ORANG TUA DULU YANG SERING TERLONTAR BUAT ANAK-ANAK MUDA SEKARANG WONG JOWO NANGING RA JAWANI YANG ARTINYA ORANG JAWA TAPI TIDAK MENGERTI DAN MEMAHAMI MAKNA DAN TATANAN JAWA DWIPA. DAN INI SEDIKIT FILOSOFI JAWA, MUNGKIN BISA MENGINGATKAN DAN MEMBUKA HATI PARA MUDA-MUDI JAWA TENTANG KEINDAHAN JAWA DENGAN FILOSOFINYA.

1. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)

2. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).

3. Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe, Banter tan Mbancangi, Dhuwur tan Ngungkuli (Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih; Cepat tanpa harus mendahului; Tinggi tanpa harus melebihi)

4. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
(Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).

5. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

6. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka, Sing Was-was Tiwas (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jjangan suka berbuat curang agar tidak celaka; dan Barang siapa yang ragu-ragu akan binasa atau merugi).

7. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

8. Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

9. Sing Sabar lan Ngalah Dadi kekasih Allah (Yang sabar dan mengalah akan jadi kekasih Allah).

10. Sing Prihatin Bakal Memimpin (Siapa berani hidup prihatin akan menjadi satria, pejuang dan pemimpin).

11. Sing Resik Uripe Bakal Mulya (Siapa yang bersih hidupnya akan hidup mulya).

12. Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (Keberanian, kekuatan dan kekuasaan dapat ditundukkan oleh salam sejahtera).

13. Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)

14. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

15. Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat).

16. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

17. Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

18. Memayu hayuning bawana (melindungi bagi kehidupan dunia)

19. Sukeng tyas yen den hita (suka/bersedia menerima nasihat, kritik, tegoran)

20. Jer basuki mawa beya (keberhasilan seseorang diperoleh dengan pengorbanan)

21. Ajining dhiri dumunung ing kedhaling lathi (nilai diri seseorang terletak pada gerak lidahnya)

22. Ajining sarira dumunung ing busana (nilai badaniah seseorang terletak pada pakaiannya)

23. Amemangun karyenak tyasing sesama (membuat enaknya perasaan orang lain)

24. Kridhaning ati ora bisa mbedhah kuthaning pasthi (Gejolak jiwa tidak bisa meruba kepatian)

25. Budi dayane manungsa ora bisa ngungkuli garise Kang Kuwasa (Budi daya manusia tidak bisa mengatasi takdir Yang Maha Kuasa)

26.Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti( kemarahan dan kebencian akan terhapus / hilang oleh sikap lemah lembut)

27. Tan ngendhak gunaning janma (tidak merendahkan kepandaian manusia)

28. Sepiro duwurmu ngudi kawruh, sepiro jeromu ngangsu ngilmu, sepiro akehe guru ngajimu tembe mburine mung arep ketemu marang sejatine awake dewe (sopo sing wus biso nemoake sedulur batine kakang kawah adi ari2 papat kiblat lima pancer, sejatine wus nemu guru sejatine )

29. Sekti tanpo aji digdoyo tanpo guru,(sudah sakti tanpa ‘pegangan’ / maksudnya tanpa jimat, aji-aji, ilmu kebatinan – dan sudah hebat tanpa berguru. )


SEMOGA BERMANFAAT BAGI SEMUA, SALAM ALAM SEMESTA UNTUK ADA SEMUA.


OLEH : dimasyayan@yahoo.com



Selasa, 28 April 2009

POLIGAMI DALAM SPIRITUAL



Poligami atau menikah lebih dari satu istri di dalam ilmu spiritual itu syah-syah saja asal memenuhi persyarat-syaratannya,

1.Pertama anda harus mempunyai metal dan kecerdasan intuitif


2.punya pemikiran berdasarkan intuisi dan logis tidak hanya berdasar naluri
saja

3.Bisa berlaku adil kepada semua pasangan

4.Punya penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan istri-istrinya

5.Bisa jadi pemimpin dan panutan yang baik bagi istri-istri dan anak-anaknya

6.Sanggup membawa meraka kekehidupan yang lebih baik.

7.Sanggup jadi penengah apa bila jadi keributan di keluarga tanpa berat
sebelah.


8.Harus mempunyai izin dari istri pertama atau istri yang sebelumnya.

9.Harus bisa mengambil keputusan tanpa menyakiti hati dan perasaan orang
lain
( istri ataupun keluarga )

Jika anda bisa berlaku seperti yang tertera diatas anda bisa menjalai hidup poligami,
apakah anda bisa berlaku adil kepada istri-istri anda, jika anda sekarang juga belum bisa menata dan berlaku adil pada diri anda sendiri. jika anda bisa mengendalikan kesadaran dan memimpin diri anda sendiri, anda baru bisa memimpin orang lain ( istri-istri anda dan anak-anak anda ). Jika anda belum merasa mampu jangan berpoligami, karena poligami bukan berdasarkan kebutuhan biologis saja Poligami adalah kebersamaan dalam keluarga besar, dan sang saumai harus pandai memilah dan memilih tidakan yang pantut untuk dilakukan Tanpa menyakiti para istri-istrinya.



OLEH : dimasyayan@yahoo.com

Senin, 27 April 2009

GURU SEJATI



Semua orang sering mengunggulkan seorang guru, sebenarnya apa sih makna guru? guru bukanlah seseorang yang harus ditiru dan di unggulkan, karena guru yang masih mempunyai fisik atau ego bukanlah guru sejati, guru tak perlu dicari karena guru selalu menuntun kita, guru sejati adalah tingkat kesadaran kita sendiri, sadar akan makna hidup, sadar dengan yang dijalani, sadar apa harus dilakukan, dan menjalinnya tanpa beban atau pun tanpa paksaan dari orang lain. Sedang guru yang kita temui setiap hari sebenarnya hanyalah seorang mederator atau kawan share saja, tempat kita bertanya dan berbagi tentang guru sejati kita ataupun makna hidup yang betul-betul hidup. Jadi guru sejati bukanlah badan fisik melainkan tingkat kesadaran kita, pengalaman kita, dan anugrah yang kita miliki itulah yang disebut guru dari segala guru atau guru sejati yang selalu kita cari dan kita dambakan.


OLEH : dimasyayan@yahoo.com

Rabu, 22 April 2009

MUSIC RILEKSASI




Dalam pembelajaran meditasi/ yoga tingkat awal biasanya perlu bantuan musik rileksasi yang berguna untuk menenangkan fikiran karena terpengaruh oleh alunan irama musik tersebut, disini saya share sedikit mungkin bisa membantu anda untuk merilekan fikiran ada yang sedang gundah, dan ini tidak ada pengaruh dalam ajaran/ keyakinan apapun, semua boleh.
Semoga bermanfaat dan bisa membantu anda untuk sedikit merilekan ketegangan fikiran anda karena aktifitas seharian, sambil tidur boleh sambil meditasi boleh, sambil yoga juga boleh terserah anda, yang penting dalam keadaan istirahat/ tidak dalam keadaan beraktifitas yang memerlukan fisik atau pun fikiran.


download


Kamis, 16 April 2009

ARTI KESUKSEAN




Banyak orang mengira kalau orang sukses itu adalah orang yang banyak harta, banyak istri, banyak rumah dan banyak-banyak yang lain. Padahal kalau kita mau mengkaji dengan benar orang yang sukses adalah orang yang mengerti dan memahami arti kehidupan, dan menjalankannya tanpa beban
Kesuksesan itu bukanlah puncak kejayaan kita, melainkan proses menuju puncak kejayaan tersebut, kejayaan tanpa kristalisasi kringat bukanlah kesuksesan nyata, melainkan ajimumpung yang didapat dari orang lain, dan sesuatu yang tidak kita dapat tanpa usaha keras dari diri kita sendiri bukanlah suatu kebanggaan yang bisa memuaskan diri kita.
Selagi kita mampu dan kita bisa, terus kejar, raih dan perjuangkan impian kita agar bisa menjadi nyata dan bukan hanya sekedar mimpi belaka.
kita harus bisa sukses disemua bidang mungkin karier, rumah tangga,cinta,dll. Selagi kita mau dan kita bisa mengapa tidak mencoba dan terus berusaha, karena sukses tidaknya kita tergantung kita sendiri.

salam alam semesta,


dimasyayan@yahoo.com

Senin, 06 April 2009

SPIRITUAL REALITY MEDITATION

MUNGKIN BISA MEMBANTU ANDA UNTUK BELAJAR MEDITASI, SENGAJA SAYA SHARE UNTUK ANDA, SEMUGA BERMANFAAT.

download part 1
download part 2
download part 3
download part 4
download part 5
download part 6

oleh : dimasyayan@yahoo.com